Wednesday, February 5, 2020

PILIHAN

Teman2 sekalian, pernah ga sih kalian dikasih beberapa pilihan dalam hidup, apapun itu, contohnya dalam pendidikan, pekerjaan, pasangan, dan lain sebagainya.

Pasti pernah kan?

Dan tentunya kita akan memilih pilihan yang membuat kita nyaman, tidak menyulitkan kita, mudah, dan baik.

Kebanyakan dari kita pasti menolak pilihan yang akan menyulitkan kita, membuat tidak nyaman, rumit, dan lain sebagainya.

Padahal pilihan yang kita tolak itu, belum kita ambil, belum kita jalanin, dan hasilnya belum kita ketahui. Mungkin bagus dan mungkin jelek, who knows.

Tapi itulah kita sebagai manusia, hanya mau memilih yang bisa memudahkan kita, tidak mau berusaha, tidak mau bersusah payah.

Dan kenyataan nya bahwa setiap manusia pasti memiliki jalan cerita yang berbeda beda.

Why??

Karena Tuhan sebagai Sang Pencipta sudah menyiapkan alur cerita untuk setiap manusia yang berbeda beda. Dan yang perlu kita lakukan hanya bersyukur dan ikhlas pada setiap keputusan yang kita ambil dari setiap pilihan.

Right??

Have a nice day!

PENGALAMAN PART TIME DI HOKBEN

Setelah sekian lama tidak membuka blog, jadi pengen deh share pengalaman waktu kerja part time.
Langsung saja yaa teman2...

Pertama kali memutuskan untuk part time itu ketika kuliah, masa2 skripsi, ga ada sks sama sekali dan sekitar semester 7. Awalnya ga ada niat buat ambil part time, tapi lihat beberapa teman yang kerja part time dan punya penghasilan sendiri, jadi punya perasaan "pengen deh kerja part time".
Pertama kali saya melamar di Domino Pizza, tp sistem nya walk in interview. Jadi sistem gugur cuma di tes tinggi dan berat. Alhasil saya gagal karena berat melebihi standart mereka hehe...

Lanjut yaa...
Kemudian saya lamar di PT Eka Bogainti biasa dikenal restorannya itu HokBen melalui jobstreet (website pencari kerja). Kebetulan waktu itu mereka sedang membuka lowongan untuk part time. Selang 1 bulan lamanya, saya dapat undangan untuk psikotes dan interview melalui sms di Revo Town, dan saya yakin itu asli dari HRD HokBen.
Hari H : saya datang memakai kemeja putih dan celana bahan hitam. Dan keadaan di store HokBen nya sudah rame oleh pelamar seperti saya cuma mungkin posisinya yang berbeda beda.
Pertama semua pelamar mengikuti psikotes. Tesnya itu berupa mtk dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Serta tes kemampuan dasar. Selesai psikotes pelamar disuruh menunggu, dan untuk yang lanjut akan dipanggil untuk interview. Selang 2 orang nama saya dipanggil, dan saya diinterview.
Hasil pengumumannya disuruh menunggu maksimal 2 minggu dari sekarang.
Kira2 1 minggu atau kurang, saya diinfokan keterima sebagai part time di HokBen, dan akan diinfokan kembali untuk penempatan serta trainingnya. Setelah hampir 3 mingguan berlalu, saya mendapat telepon dari manager store bahwa akan ditempatkan di Mega Bekasi Hypermall dan disuruh datang pada tanggal 10 Juni 2017 (Saya ingat tanggal nya karena hari pertama saya join hehe...).

Hari itu tgl 10 Juni 2017 saya datang ke store HokBen di Mega Bekasi Hypermall. Saya berangkat jam 7 pagi dari rumah sampai sana jam setengah 8, padahal disuruh datang jam 8, sedikit kepagian sih hehe...
Awalnya saya bingung masuk lewat mana karena saya ke sini kan untuk kerja, akhirnya saya memutuskan masuk lewat pintu samping khusus karyawan, dan disambut baik oleh crew storenya. Kemudian dikenalkan kepada manager storenya.

Pertama saya diberitahu job desk yang harus dilakukan oleh seorang part time sebagai waitress yaitu membersihkan meja, mengelap meja, mengelap kaca, menyapu lantai, mengepel lantai, sesekali mengelap kursi agar tidak kotor, mencuci alat2 makan minum, membersihkan bak air bekas cucian, membersihkan selokan pembuangan air kotor yang ada di dalam store, mengikat plastik sampah, membuang sampah ke TPA di belakang mall dan membantu crew jika diperlukan.
Awalnya saya agak jijik harus membersihkan selokan tapi dengan berjalannya waktu saya mulai terbiasa. Perjanjian kerja sebagai part time itu 4 jam dengan bayaran 100 rb, tp berjalan nya waktu, kerja selalu lebih dari 4 jam atau loyalitas bisa sampai 6 atau 7 jam. Dan dibayar tiap akhir bulan.

Kalo kerja part time di restoran harus siap2 cekatan, cepat tanggap, gesit, tekanan pasti, dan kuat berdiri lama, kenapa? Karena kerjaan kita memang harus selalu berdiri, stand by, jaga store bila ada konsumen yang datang.
Cape fisik pasti, tenaga terkuras, pikiran karena harus bisa bagi waktu untuk memilih pekerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Tapi berjalan nya waktu saya disuruh untuk menghafal menu, dan jaga counter. Disitu saya lebih banyak untuk menyiapkan pesanan konsumen, dan mulai berkurang pekerjaan saya sebagai waitress. Dan jujur lebih ga cape.

Kurang lebih 7 bulan saya bekerja sebagai part time di HokBen. Suka dan duka saya jalanin. Sukanya ada teman2 baru dari crew, koki, spv, manager store, dan sesama part time. Bercanda canda waktu kerjaan ga terlalu banyak, dan ngobrol2 santai. Dukanya ya cape sama pekerjaan nya karena bikin badan sakit2 semua, apalagi kerja pake fisik kan. Kadang kalo udah cape banget besok nya badan bisa lemes dan anget seharian. Maunya tiduran aja. Dan terakhir saya kerja per tanggal 8 Januari 2018. Alasan saya resign dari part time HokBen karena saya sudah lulus kuliah, dan tentunya ingin mencari pekerjaan yang tetap dan bekerja di kantoran. Sebenernya sih kalo masih mau disana sampai lama juga gpp, bisa awet kok.

Ga nyesel pernah kerja part time di HokBen, malah ngerasa punya pengalaman hidup yang berkesan selama bekerja di restoran, tau kerjanya seperti apa, dan selalu mengutamakan konsumen. Oia perlengkapan kerja yang digunakan selama part time itu kemeja putih polos, celana bahan hitam, topi HokBen warna abu2 dan apron warna merah, khusus perempuan yang berhijab tidak boleh mengunakan hijab nya ketika sedang bekerja kecuali kalo jabatannya udh spv atau manager store.
Nah kalo teman2 ada yang ke HokBen dan ngeliat ada karyawan yang pake kemeja putih dan celana bahan hitam itu rata2 part time atau ga karyawan baru yang belum dapet seragam.

Sekian sharing pengalaman saya selama part time di HokBen semoga ada manfaatnya ya. Bagi teman2 yang mau bekerja atau mungkin mau coba part time di HokBen silakan aja, harus kuat2 fisik hehe...

Saturday, June 17, 2017

Contoh Penerapan Atau Penggunaan Standart Teknik Dan Manajemen

ANALISIS PENGGUNAAN ALAT DAN TEKNIK PENGENDALIAN MUTU DALAM PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU PADA PERUSAHAAN KARET BERSERTIFIKAT ISO 9001:2008

Peningkatan persaingan pada pasar global dan harapan konsumen yang tinggi terhadap kualitas produk, mendorong perusahaan untuk menghasilkan produk berkualitas yang memenuhi standar internasional. Salah satu kegiatan dalam meningkatkan kualitas sesuai dengan spesifikasi produk yaitu menerapkan sistem pengendalian mutu yang tepat dengan melibatkan semua aspek perusahaan yang terintegrasi pada standar ISO 9001 sebagai panduan. Namun, industri karet di Sumatera Barat masih menghadapi kendala dalam pelaksanaan alat dan teknik pengendalian mutu seperti di PT ABC dan PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan alat dan teknik pengendalian mutu di perusahaan manufaktur karet yang bersertifikat ISO 9001:2008, PT ABC dan PT XYZ. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung nilai DPMO (Defect Per Million Opportunity). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kedua perusahaan memiliki nilai DPMO yang berbeda. PT ABC memperoleh level sigma sebesar 5,2σ dari nilai DPMO sebesar 94,33 untuk jenis cacat whitespot dan level sigma sebesar 4,2σ dari nilai DPMO sebesar 3365,096 untuk jenis cacat metal, sedangkan untuk PT XYZ memperoleh level sigma sebesar 5,3σ dari nilai DPMO sebesar 728,697 untuk jenis cacat whitespot dan level sigma sebesar 4,8σ dari nilai DPMO sebesar 425,441 untuk jenis cacat metal. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa kedua perusahaan belum efektif dalam menerapkan teknik dan alat pengendalian mutu sesuai dengan standar ISO 9001: 2008 untuk mencapai peningkatan mutu yang berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan dengan faktor kunci keberhasilan penerapan alat dan teknik pengendalian mutu tidak diterapkan secara tepat dalam mencapai peningkatan mutu yang berkelanjutan.

Sumber : josi.ft.unand.ac.id/index.php/josi/article/download/86/77

Wednesday, April 5, 2017

TUGAS ETIKA PROFESI

MIMPI DAN HARAPAN

Setiap orang pasti punya mimpi dan harapan akan masa depannya. Salah satu nya mimpi dan harapan di bidang pendidikan. Kebetulan saya adalah mahasiswi jurusan teknik industri. Kalo ditanya mimpi saya setelah saya lulus nanti dan meraih gelar S.T, maka saya akan menjawab, saya ingin menjadi seorang engineer yang sukses dan bermanfaat bagi orang lain. Sejujurnya saya masih bingung menjadi engineer itu seperti apa secara detail. Tapi setau saya teknik industri bisa mengerjakan apapun dan bisa kemanapun, seperti kerja di konsultan, di pabrik sebagai bagian dari manajemen pabrik nya, atau pun bagian produksi seperti PPIC, dan lain sebagainya. Bahkan kalo kita ingin kerja di Bank pun juga bisa. Harapan saya setelah lulus dan meraih gelar S.T yaitu bisa keterima kerja di perusahaan bonafit dan juga mendapatkan gaji yang sepadan dengan apa yang saya bisa berikan ke perusahaan. Intinya semoga ilmu yang saya dapat di perkuliahan bisa saya aplikasikan di pekerjaan saya nanti. 

Wednesday, November 9, 2016

Wirausaha yang Sukses

Biografi Howard Schultz Ceo Starbucks

Howard Schultz adalah seorang pebisnis yang berasal dari Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai ketua dan CEO Starbucks, sebuah perusahaan kedai kopi yang terkenal di dunia, dan juga dikenal sebagai salah satu bisnis kedai kopi waralaba terbesar di dunia. Howard juga mantan pemilik Seattle SuperSonics. Howard juga mendirikan Maveron, sebuah perusahaan investasi, pada tahun 1998 bersama Dan Levitan.
Howard Schultz lahir pada tanggal 19 Juli 1953 di Brooklyn, New York. Howard Schultz merupakan putra dari mantan tentara Angkatan Darat AS dan kemudian menjadi sopir truk, Fred Schultz dan istrinya, Elaine. Bersama adik perempuannya, Ronnie, dan adik laki-lakinya, Michael, ia dibesarkan di Canarsie Bayview Houses milik New York City Housing Authority. Karena keluarga Howard miskin, ia melihat peluang dalam bidang olahraga seperti bisbol, sepak bola, dan basket.
Masa kecil Howard dihabiskan di lingkungan rumahnya dimana penduduknya masih bersifat sederhana dan berpenghasilan rendah. Di lingkungan tersebut juga tidak mempunyai apa-apa, kecuali sebuah lapangan basket. Sebagian besar penduduknya miskin, sehingga anak-anak diwilayah itu dituntut untuk ikut bekerja keras membantu kehidupan keluarganya. Saat itu Howard kecil sadar bahwa sangat sulit bagi dia untuk keluar dari kemiskinan yang diderita oleh keluarganya. Akan tetapi impiannya untuk berhasil lebih kuat, ia ingin merubah kehidupan keluarganya agar menjadi lebih baik dari kondisi yang dialaminya pada saat itu.
Howards Schultz bersekolah di Canarsie High School dan lulus pada tahun 1971. Di SMA, Howard unggul di bidang olahraga, ia mendapat nilai tinggi dalam pelajaran olahraga dan mendapatkan beasiswa atletik ke Northern Michigan University, orang pertama di keluarganya yang masuk perguruan tinggi. Ia pernah menjadi anggota Tau Kappa Epsilon, Howard mendapat gelar sarjananya dalam bidang Komunikasi tahun 1975. Ia menikah dengan  Sheri Kersch Schultz dari pernikahan tersebut mereka memiliki dua orang anak, yang bernama Jordan dan Addison.
Setelah lulus kuliah dari Northern Michigan University, Howard Schultz bekerja sebagai Sales Manager di Xerox selama tiga tahun. Selanjutnya dia bekerja di sebuah perusahaan Swedia, Hamamaplast. Di sana ia menjual berbagai macam peralatan rumah tangga, termasuk memasarkan mesin pembuat kopi.
Pada tahun 1981, ketika ia pergi dari New York ke Seattle untuk memeriksa sebuah toko biji kopi yang sangat populer, Starbucks. Ia sadar bahwa ada sebuah kedai kopi di Seattle yang selalu membeli kopi mesin pembuat espresso dari kantornya yang bernama Starbucks. Starbucks sering memesan benda khusus pembuat kopi dari Hammarplast tempat ia bekerja. Starbucks adalah sebuah perusahaan kopi yang berasal dari Amerika sekaligus kedai kopi yang pusatnya berada di Seattle, Washington. Starbuck didirikan pada tahun 1971, oleh tiga orang. Mereka adalah seorang guru bahasa inggris bernama Jerry Baldwin, Guru sejarah bernama Zev Siegl, dan Seorang penulis bernama Gordon Bowker. Ketiganya adalah pecinta kopi dan ingin membagi pengalaman mereka tentang kopi dengan membuka sebuah kedai kopi kecil. Nama “Starbucks” sendiri diambil dari nama salah satu tokoh dalam novel “Moby-Dick” karangan Herman Melville. Sesosok monster duyung yang memiliki sepasang ekor dalam mitologi Yunani yang dijadikan logo oleh perusahaan tersebut. Logo itu menggambarkan kalau kopi yang disajikan Starbucks didatangkan dari berbagai wilayah dipenjuru dunia. Logo pertama Starbuck terdapat di kedai pertamanya di Seattle.
Ia mencoba meminum kopi buatan Starbucks, Howard langsung jatuh hati dengan cita rasanya yang jauh lebih nikmat dibanding kopi manapun yang pernah ia coba. Ia juga terkesan dengan dedikasi pemilik untuk mendidik masyarakat tentang keajaiban cita rasa kopi. Tidak hanya itu, ketika Howard bertemu dengan founder dari Starbuck dia melihat dan kagum oleh semangatnya dalam membuat kopi yang nikmat. Howard mengingat saat pertama kali ia datang ke Starbuck dan berkata: “Ya Tuhan, Ini benar-benar bisnis yang bagus, kotanya pun sangat indah!. Aku ingin menjadi bagian dari semua ini”.
Hal inilah yang membuat antusias Howard, untuk segera melamar kerja di Starbucks. Butuh waktu satu tahun bagi Howard untuk dapat bekerja di sana, ia direkrut sebagai seorang manager retail operations dan marketing. Ia pun segera dekat dengan Jerry baldwin. Sayang, hal itu kurang berlaku dengan Gordon Bowker dan Steve, seorang investor Starbucks baru. Howard tetap berusaha beradaptasi dan mencoba mengenalkan pembaruan untuk membesarkan Starbucks.
Pada tahun 1983 saat dalam perjalanan untuk berbelanja kopi di Milan, Italia. Howard tertarik melihat salah satu kedai kopi dengan konsep Cafe di Italia, yang ia kunjungi disana yang membuatnya mempunyai ide cemerlang, yaitu merubah Starbucks tidak hanya sebagai kedai kopi, namun menjadi tempat orang atau komunitas berkumpul dan bersosialisasi, kemudian ia berusaha meyakinkan Baldwin kalau perusahaan mampu membuka kedai kopi lebih banyak lagi, namun ide itu ditolak oleh Baldwin karena ia merasa hal itu akan mengakibatkan hilangnya ciri khas Starbucks yang sebenarnya. Tetapi Howard tetap berusaha dan mencoba mengenalkan pembaruan untuk membesarkan Starbucks.  

Keluar dari Starbucks dan Membuat Kedai Kopi II Giornale
Howard merasa para pendiri Starbucks adalah orang-orang dengan pemikiran tidak maju dan tradisional yang menganggap kopi sejatinya dibuat “rumahan”. Namun ide membuat kedai kopi agar lebih dikenal luas dipercaya Howard akan mendatangkan lebih banyak keuntungan, hingga akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dari Starbucks dan mulai membuka bisnisnya yang baru.
Howard memerlukan dana 1,7 juta dollar Amerika untuk memulai bisnis barunya terebut. Para pendiri Starbucks meminjamkannya setengah dan sisanya ia pinjam di Bank. Pada April 1986, Howard berhasil membuka Kedai Kopi di Seattle yang ia beri nama berbau Italia ‘Il Giornale’. Usaha Howard sukses dimana 300 orang berkunjung di hari pertama kedai ini buka.
Setahun kemudian, Howard mendengar kalau pemilik Starbucks ingin menjual seluruh kedai kopi, tempat penggilingan kopi beserta merk dagang mereka dikarenakan cukup kewalahan mengelola usaha yang sudah sangat besar tersebut. Starbucks dijual dengan harga 4 juta US Dollar, mengetahui hal tersebut Howard lalu meminta pinjaman kredit dan berusaha meyakinkan para kreditor. Ketiga pendiri Starbucks akhirnya menjual usaha mereka itu kepada Howard Schultz dan menjadikannya pemilik satu-satunya sekaligus sebagai Manager di Starbucks. Starbucks saat itu sudah menyediakan Bar Counter di setiap kedai kopinya dengan seorang Barista (Ahli Pembuat Kopi) yang bertugas untuk menghaluskan biji kopi, meracik dan menyajikan kopi segar. Barista juga harus menghafal nama, kebiasaan dan minat para pelanggan. Ketika Howard pertama kali berkunjung ke Italia, dia kagum dengan kedai kopi disana khususnya pada teknik penyajian kopi oleh para Barista dimana mereka mampu menuang espresso dengan satu tangan sementara tangan yang lain bekerja mengaduk Cream, dan menemani pelanggan mengobrol diwaktu yang bersamaan.
Dua tahun kemudian, untuk kedua kalinya Howard berangkat ke Italia. Dia pulang tidak hanya membawa beberapa foto dan menu resep tapi juga ia membawa video dokumentasi para Barista dari Italia. Video tersebut kemudian ia jadikan materi latihan bagi para staffnya, dan inilah yng menjadi kunci sukses dari Starbucks di hingga saat ini. Pada tahun 1992 ia berhasil membuka gerai lebih banyak lagi. Dia memulainya dari New England, sekalgus di Boston dan Chicago dan sampai ke California. Dalam bisnisnya Howard mengadopsi sistem waralaba (franchise) yang sebelumnya sudah diterapkan di McDonalds dan segera memulai membangun bisnisnya dengan semangat untuk lebih memajukan Starbucks.
Dengan bertambahnya gerai Starbucks, Howard sangat berhati-hati dalam pemasaran produknya. Howard memperkuat produknya dalam hal kuantitas, kualitas, dan publisitas. Slogan iklan yag dibuat pun mudah diingat, yaitu senyum akan muncul saat menikmati kopi yang penuh cita rasa ini dan Howard memastikan kalau iklan tersebut tidak berbeda dengan realita yang sebenarnya di dalam Starbucks.
Pada tahun 1992, Howard membawa Starbucks menjadi perusahaan publik. Hingga Juni 1992, ia memasang saham Starbucks di New York Stock Exchange di harga 14 dollar Amerika per lembar, dan harga sahamnya naik menjadi 33 dollar Amerika. Popularitas Starbucks tidak hanya menginspirasi para pelanggannya tapi juga kompetitor lainnya. Kedai kopi sejenis tiba-tiba bermunculan diseluruh penjuru kota dengan harga yang relatif murah. Bahkan restoran fast-food ikut-ikutan menyediakan menu “Espresso” untuk memikat para pelanggannya. Menghadapi kondisi itu, Starbucks tetap mempertahankan prinsip utama mereka, yaitu Romantisme, kemewahan yang terjangkau, Ketenangan, dan informalitas.
Akhirnya disadari jika ingin menerapkan prinsip tersebut, Starbucks harus merubah landasan disemua konsep pengembangan jaringan mereka. Konsep Cafe Italia yang menjadi model dasar cafe Starbucks dirasa sudah tidak sesuai lagi dengan gaya hidup warga Amerika. Melakukan perubahan yang cukup besar, tempat cafe dirombak total, kursi bar yang tinggi diganti dengan kursi dan meja yang nyaman. Dibuatnya tempat khusus dan tertutup di Starbucks yang berhasil memancing pengunjung melaksanakan meeting disana. Popularitas Starbucks langsung tersebar luas, namun ada sedikit masalah. Tingkat penjualan yang tinggi, menyebabkan sulitnya mempertahankan kualitas produk dengan banyaknya macam menu yang disediakan. Perusahaan lalu mencari metode baru bagaimana agar ekstrak kopi yang mereka hasilkan tetap berkualitas baik saat dikemas menjadi kopi instant. Para ahli Starbucks berhasil menjaga rasa kopi instant tetap natural disaat yang tepat. Hal itu berdampak pada peningkatan penjualan yang sangat besar.
Pada tahun 1996, Howard, memutuskan sudah waktunya bagi Starbucks untuk ekspansi ke luar Amerika. Mereka lalu membuka Cabang pertamanya di Jepang, kemudian berlanjut di Singapura, Korea, Taiwan, Inggris, Belanda, Swedia, dan Israel. Hingga April 2000, sudah dibuka lebih dari 2.400 cabang Starbucks di Amerika Serikat dan 350 cabang di seluruh Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Kanada.
Pada April 2000, saat Howard berusia 46 tahun, menyerahkan jabatannya ke Executive Director CEO Starbucks, Orin C. Smith, sementara itu ia ingin fokus pada ekspansi usaha ke dunia Internasional. Dia bahkan punya target sendiri, yaitu membuka 1200 cabang baru diawal 2001. Kondisi keuangan Starbucks meningkat sangat pesat, selama satu dekade , dan mereka terus berkembang pesat.
Pada akhir 2005, Howard mengumumkan Starbucks akan melakukan ekspansi hingga sepuluh ribu cabang. Howard menambahkan kalau mereka harus berkembang cepat, karena para kompetitor sudah mulai memasuki pangsa pasar mereka. Starbucks mulai membuat ide baru. Howard Schultz mulai membuat menu makanan Fast-Food, yang dimulai dengan memasukkan hidangan makanan ringan seperti Sandwitch dalam menu Starbucks. Uniknya ide tersebut muncul dari kegagalan mereka membaca pasar yang ada di Cina dan Taiwan. Akhirnya, semua cabang Starbucks diseluruh dunia menerapkan konsep tersebut, mulailah setiap kedai Starbucks menyajikan Roti, Snack, Sandwich dan makanan lainnya dalam menu mereka. Howard melihat kalau Starbucks sudah sukses dan stabil, faktor inilah yang membuat ia memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis olahraga dengan membeli NBA Seattle, Supersonic, sebuah tim bola Basket terkenal dan untuk sementara meninggalkan posisi Direct Management di Starbucks. Dan menyerahkan jabatannya kepada Orin C. Smith.

Pada tahun 2008 krisis ekonomi melanda Starbucks, sehingga diawal tahun itu, Howard kembali memimpin Starbucks demi mempertahankan perusahaan. Untuk menyelamatkan Starbucks, Howard harus melakukan sesuatu dengan mengurangi pengeluaran perusahaan. Kemudian ia menutup 600 cafe ditahun 2008 dan menutup 300 cafe lagi ditahun 2009. Saat ini perusahaan berfokus pada upaya melewati krisis ekonomi dan perbaikan layanan.

Sumber: http://www.biografipedia.com/2015/06/biografi-howard-schultz-ceo-starbucks.html

Thursday, October 20, 2016

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan berasal dari bahasa Perancis, yaitu Entrepreneurship yang artinya between taker. Kewirausahaan adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif. Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Sedangkan ada pendapat yang mengatakan bahwa kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Wirausahawan adalah orang yang melakukan usaha atau kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang dimilikinya atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis.
Tiga jenis perilaku wirausaha yaitu:
a.       Wirausaha yang memiliki inisiatif
b.      Wirausaha yang mengorganisir mekanisme sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu
c.       Menerima resiko atau kegagalan

Karakteristik menurut Mc Clelland:
a.       Keinginan untuk berprestasi
b.      Keinginan untuk bertanggung jawab
c.       Preferensi kepada resiko-resiko menengah
d.      Persepsi kepada kemungkinan berhasil
e.       Rangsangan oleh umpan balik
f.       Aktivitas energik
g.      Orientasi ke masa depan
h.      Keterampilan dalam pengorganisasian
i.        Sikap terhadap uang
Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :
a.       Kemampuan inovatif
b.      Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
c.       Keinginan untuk berprestasi
d.      Kemampuan perencanaan realistis
e.       Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
f.       Obyektivitas
g.      Tanggung jawab pribadi
h.      Kemampuan beradaptasi
i.    Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

Menurut Mc Clelland, tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi adalah sebagai berikut :
a.  Kebutuhan untuk berprestasi (nAch)
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Contohnya, Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk reward terhadap usaha yang dilakukannya tersebut.
b.  Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afi)
Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI). Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Contohnya Seorang yang memiliki keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain.
c.  Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.Contohnya, seorang atasan ingin dapat mengendalikan dan mempengaruhi bawahannya, dimana para karyawannya berperilaku sesuai yang diinginkan oleh atasan tersebut.

Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, antara lain:
a. Konsumen, yaitu wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.
b. Perusahaan yang sudah ada, yaitu wirausahawan harus selalumemperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.
c. Saluran distribusi, merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.
d. Pemerintah, merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.
e. Penelitian dan pengembangan. merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

Unsur-unsur analisa pulang pokok.
a.       Biaya tetap
b.      Biaya variabel
c.       Biaya total
d.      Pendapatan total
e.       Keuntungan
f.       Kerugian
g.      Titik pulang pokok

Pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan, antara lain:
a. Perusahaan perseorangan merupakan Perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh satu orang. Pengelola memperoleh semua keuntungan, disisi lain menanggung semua risiko yang timbul dalam kegiatan usaha.
b. Firma merupakan Bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama digunakan bersama. Semua anggota bertanggung-jawab penuh, baik sendiri-sendiri atau bersama-sama terhadap utang perusahaan kepada pihak lain, kalau perlu dengan seluruh kekayaan pribadi.
c. Perseroan Komanditer (CV) merupakan Persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan sebagai modal perseroan.
d. Perseroan Terbatas (PT) merupakan Suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun para pemilik.

Langkah-langkah dalam penyediaan sumber daya manusia dan tahap-tahap proses seleksi.
1.      Tahap pencarian calon tenaga kerja.
Pada tahap ini diusahakan agar jumlah calon tenaga kerja terkumpul cukup banyak sehingga dapat dilakukan seleksi yang baik. Makin banyak calon tenaga kerja, makin banyak kemungkinan mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi persyaratan perusahaan. Pencarian calon tenaga kerja dilakukan melalui :
a.       Iklan
b.       Pendekatan langsung ke sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan.
c.      Para tenaga kerjanya sendiri yang mengajukan kenalan atau anggota keluarganya yang dapat mereka jamin ‘kebaikan’ pekerjaan mereka.
d.       Pencari kerja melamar sendiri ke perusahaan-perusahaan.
2.      Tahap seleksi calon tenaga kerja
Proses seleksi calon tenaga kerja diperusahaan di Indonesia bervariasi. Namun secara garis besar seleksi berlangsung sesuai dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
a.       Seleksi surat-surat lamaran
b.       Wawancara awal.
c.      Ujian, psikotes, wawancara. Tahap ini dapat dibagi dalam 3 subtahap yaitu
(a) ujian: calon mendapat ujian tertulis tentang pengetahuan dan keterampilannya dengan pekerjaan yang dilamar.
(b) psikotes: calon dievaluasi secara psikologi, yang meliputi pemberian tes psikologi secara kelompok atau klasikal dan secara perorangan dan wawancara.
(c) wawancara: calon diwawancarai oleh pemimpin unit kerja yang memerlukan tenaganya. Disini calon diwawancarai oleh atasan dari jabatan yang akan ia duduki jika diterima. Atasan dapat melihat sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki calon tentang pekerjaan yang ia lamar. Dalam tahap tiga ini dapat terjadi bahwa para calon mengikuti semua subtahap atau hanya mengikuti subtahap berikutnya kalau dinilai memuaskan pada subtahap sebelumnya.
d.     Penilaian akhir. Pada tahap ini hasil-hasil dari tahap sebelumnya dinilai secara keseluruhan untuk sampai diambil keputusan akhir calon mana yang akan diterima atau ditolak. Para calon yang diterima kemudian diminta untuk dites kesehatan umumnya. Hasil tes kesehatan ini dan hasil-hasil dari tahapan sebelumnya kemudian digunakan sebagai dasar penerimaan atau penolakan calon.
e.        Pemberitahuan dan wawancara akhir. Hasil penilaian pada tahap 4 diberitahukan kepada para calon. Wawancara akhir dilakukan pada calon yang diterima, kemudian diterangkan tentang berbagai kebijakan, terutama yang menyangkut kebijakan dalam bidang SDM, seperti gaji dan imbalan lainnya. Jika calon tenaga kerja menyetujuinya, ia dapat diterima pada perusahaan.
f.       Penerimaan. Dalam tahap ini para calon tenaga kerja mendapat surat keputusan diterima kerja pada perusahaan dengan berbagai persyaratan kerja. Ada kalanya tenaga kerja diminta untuk menandatangani sebuah kontrak kerja.





TULISAN KEWIRAUSAHAAN

ANDAKAH KONSUMEN INTERNET YANG PINTAR???

Banyak sekali anak-anak/pelajar/mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang semakin hari semakin kurang antusias dalam belajar. Bahkan pekerjaan rumah atau tugas yang diberikan oleh bapak/ibu guru/dosen pun sangat jarang dikerjakan andaikan dikerjakan pasti jatuhnya dadakan. Mereka beralasan susah lah tugasnya, ini itu dan lain-lain. Berkembangnya kemajuan zaman seperti teknologi, fashion, gaya hidup, dan lain-lain maka pikiran setiap individu maunya serba instan dan cepat. Sebenarnya dengan berkembangnya kemajuan zaman dan teknologi, kita sebagai konsumen yang mengandalkan fasilitas teknologi tersebut sangat dipermudah dalam pengerjaan tugas, bahkan bisa mencari bahan belajar dari internet. Kita tidak perlu susah-susah berkeliling dunia atau mencari informasi ke tempat nya langsung, dengan hanya mengandalkan komputer dan internet maka kita bisa menjelajah seluruh dunia dan mencari informasi dari seluruh dunia. Zaman dahulu mungkin waktu belum ada internet, sangat susah untuk mencari informasi seperti sekarang ini.
Tetapi dengan berkembangnya kemajuan zaman dan teknologi pasti mempunyai dampak negatif dan positifnya. Dampak negatifnya seperti contohnya game online, yang akan membuat anak-anak/pelajar/mahasiswa jadi kecanduan bermain tanpa memikirkan waktu untuk belajar, makan, dan lain-lain, hal lainnya seperti mudahnya mengakses gambar-gambar berbau pornografi oleh semua umur tanpa ada pengawasan dari orang tua, penipuan dari web-web yang tidak jelas, dan masih banyak lainnya. Positifnya tentu ada juga seperti mudahnya mencari informasi baik dari semua bidang, menambah pengetahuan, menambah pertemanan, mempermudah komunikasi, misalnya yang zaman dahulu hanya mengandalkan surat menyurat, sekarang dimudahkan dengan adanya media sosial seperti whatsapp, bbm, instagram, line, dan lain-lain.
Intinya dengan berkembangnya kemajuan zaman dan teknologi, kita sebagai konsumen harus pintar memilih informasi mana yang baik untuk diambil dari internet, dan jangan biarkan diri kita terjerumus oleh hal-hal negatif yang nantinya akan merusak diri kita sendiri dan orang lain.